iapa yang belum puas dengan artikel yang kemaren mimin buat terkait Soal PPPK Jabatan Analis Ketahanan Pangan bagian pertama? sabar ya guys, kali ini mimin akan buat versi keduanya tentunya lebih bervariasi dan taman – teman lebih siap.
sebelum membahas mengenai soal PPPK jabatan analis ketahanan pangan, maka kita coba membaca kembali terkait jabatan dan tugas fungsi dari analis ketahanan pangan ya guys.
Jabatan Analis Ketahanan Pangan
Analisis ketahanan pangan pertanian melibatkan evaluasi dan pemahaman tentang kemampuan suatu negara, wilayah, atau masyarakat untuk memproduksi, mengakses, dan mempertahankan pasokan pangan yang cukup, aman, dan berkualitas bagi penduduknya. Berikut adalah beberapa faktor yang perlu dianalisis dalam konteks ketahanan pangan pertanian:
Produksi Pertanian: Evaluasi produksi pertanian melibatkan pertumbuhan tanaman pangan seperti biji-bijian (padi, gandum, jagung), tanaman buah-buahan, sayuran, serta peternakan (ternak sapi, ayam, ikan, dsb.). Ketersediaan dan produktivitas lahan pertanian, teknologi pertanian, dan faktor lingkungan seperti cuaca dan perubahan iklim memainkan peran penting dalam analisis ini.
Diversifikasi Pangan: Diversifikasi pangan merujuk pada beragam jenis pangan yang dihasilkan. Ketika sistem pertanian hanya bergantung pada beberapa jenis tanaman atau hewan ternak saja, maka ketahanan pangan dapat terancam jika ada gangguan pada salah satu jenis tersebut. Diversifikasi membantu mengurangi risiko kerentanan.
Infrastruktur Pertanian: Ketersediaan infrastruktur seperti irigasi, jaringan transportasi, penyimpanan, dan fasilitas pengolahan pangan mempengaruhi kemampuan suatu wilayah untuk memproduksi, menyimpan, dan mendistribusikan pangan dengan efisien.
Akses Pangan: Akses penduduk terhadap pangan yang cukup dan bervariasi sangat penting. Faktor seperti harga pangan, pendapatan masyarakat, distribusi pangan, dan akses ke pasar memainkan peran dalam analisis ini.
Keamanan Pangan: Keamanan pangan melibatkan aspek kebersihan dan keamanan pangan dari produksi hingga konsumsi. Pengendalian hama dan penyakit tanaman atau hewan ternak, serta standar sanitasi dalam proses pengolahan pangan, merupakan faktor penting untuk memastikan pangan yang dikonsumsi aman.
Ketahanan terhadap Perubahan Iklim: Perubahan iklim dapat berdampak pada pola cuaca, curah hujan, suhu, dan lainnya, yang semuanya mempengaruhi produktivitas pertanian. Analisis perubahan iklim dan strategi penyesuaian penting untuk menjaga ketahanan pangan.
Kebijakan Pertanian: Kebijakan pemerintah dalam bidang pertanian seperti subsidi, insentif, peraturan perdagangan, dan dukungan riset berpengaruh pada produksi dan akses pangan.
Analisis ketahanan pangan pertanian harus melibatkan pendekatan yang komprehensif dan melihat berbagai faktor di atas secara bersama-sama. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi potensi kerentanan dan mengembangkan strategi yang dapat memperkuat ketahanan pangan suatu negara atau wilayah.
Contoh Soal PPPK/CPNS Jabatan Analis Ketahanan Pangan
Selanjutkan kita akan langsung ke inti dari artikel ini, yaitu contoh soal jabatan analis ketahanan pangan.
Oke, sebelum kita berikan soalnya, Kami ingin memberikan Disclaimer bahwa kami bukan panitia pembuat soal atau Panselnas, kami mendapatkan soal ini dari
- Pengembangan Kisi – Kisi BKN terkait Jabatan PPPK Analis Ketahanan Pangan
- Pengembangan hasil FR Soal PPPK Analis Ketahanan Pangan
- Berikut ini provinsi yang merupakan 5 besar tertinggi untuk peringkat skor Indeks Ketahanan Pangan Provinsi tahun 2019
- a. Bali, DI Yogyakarta, Sulawesi Utara, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan
- b. Bali, Jawa Timur, Sulawesi Utara, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan
- c. Bali, DI Yogyakarta, Sumatra Barat, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan
- d. Bali, Jawa Timur, Sulawesi Utara, Jawa Barat, Sulawesi Selatan
2. (1) Pertanian Keluarga, (2) Penguatan Pasokan dan Distribusi Pangan (3) Penguatan Cadangan Pangan Nasional (4) Pertanian Masuk Sekolah (5) Pengembangan diversifikasi dan Industri Pangan Lokal Berbasis UMKM. Program yang dapat dilakukan dalam rangka pengentasan daerah rentan rawan pangan dengan melibatkan partisipasi masyarakat secara langsung adalah
- a. 1&2
- b. 2&3
- c. 3&5
- d. 1&4
3. Konsumsi energi dari kelompok padi – padian penduduk suatu daerah yaitu beras 950 kkal/kap/hari, jagung 15 kkal/kap/hari, dan terigu 250 kkal/kap/hari. Apabila anjuran maksimal konsumsi energi kelompok padi – padian 1200 kkal/kap/hari dan kandungan energi beras 362 kkal per 100 gram, maka berapa gram maksimal beras yang dapat dikonsumsi
- a. 262,43 gr/hari
- b. 263,43 gr/hari
- c. 264,43 gr/hari
- d. 265,43 gr/hari
4. Semakin luas lahan potensial yang digunakan untuk mengusahakan tanaman pangan, maka semakin ……..ketahanan pangan di suatu negara
- a. buruk
- b. mundur
- c. baik
- d. bertambah buruk
5. Akses rumah tangga dan individu terdiri dari akses ekonomi, fisik dan
- a. sosial
- b. politik
- c. ketersediaan
- d. kebutuhan
6.Jika ketersediaan Bawang Merah sebesar 5 kg/kapita/tahun, kandungan energi 39kkal per 100 gram dan bagian dapat dimakan (BDD) 90%. Berapakah ketersediaan energi perkapita perharinya
- a. 68 kkal
- b. 58 kkal
- c. 48 kkal
- d. 47 kkal
Jawaban
- a
- d
- a
- c
- a
- c
itulah tadi contoh soal Analis ketahanan Pangan, jika kalian ingin mendapatkan Materi dan Contoh Soal analis ketahanan pangan, kami telah menyediakan melalui aplikasi dolfin brain. Kalian bisa mendownload di Dolfin Brain, atau melalui link berikut ini
selain itu kami juga menyediakan Bimbingan Belajar Dolfin Brain yang akan dibimbing langsung oleh Kak Kafa (ASN jabatan Analis Ketahanan Pangan), untuk informasi lebih lanjut bisa menghubungi kami di +62 878-8401-3708 atau klik link berikut ini http://tiny.cc/CSdolfinbrain









thanks